Ketua LBH Luwu Timur Muhammad Nur
“Kita hindari beropini dan bersabar menunggu fakta-fakta yang akan terungkap sebenarnya terjadi,” tegas Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Luwu Timur Muhammad Nur, Selasa (16/03/2021).
LUWU TIMUR, TARGETINDO.com — Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Luwu Timur Muhammad Nur belasungkawa atas meninggalnya salah satu peserta Diklatsar Kelompok Pencinta Alam (KPA) Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) Rifaldi (18), di Puskemas Tanah Lili, Kecamatan Bone-Bone, Luwu Utara, Sabtu (13/3/2021) lalu.
“Saya secara pribadi menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan mendoakan semoga Allah SWT menempatkan di sisiNya, dan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya, Selasa (16/03/2021).
Cicik sapaan akrab Muhammad Nur ini berharap terkhusus bagi Panitia Diklatsar Sangkar Luwu Timur harus korporatif memberikan informasi agar proses menyidikan dilakukan kepolisian atas meninggal Rifaldi dapat diselesaikan dengan cepat.
“Penomena pendidikan giat alam bebas adalah suatu kegiatan yang penuh resiko. Jika mencermati kejadian yang menimpah adik kita Rifaldi, kami mengharap semua pihak bisa menahan diri menunggu hasil penyelidikan dipihak Kepolisian,” ujar Ketua KONI Luwu Timur ini.
Cicik menambahkan, semua pihak memberi kesempatan kepada pihak kepolisian untuk bekerja secara profesional dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
“Kita hindari beropini dan bersabar menunggu fakta-fakta yang akan terungkap sebenarnya terjadi,” tegasnya.
Diketahui, sekarang ini Panitia Diklatsar Sangkar Luwu Timur telah diambil keterangan di polsek Wotu, Luwu Timur


