sulsel,targetindo.com
Kalaena.
LUWU TIMUR – Salah Satu Upaya untuk Mencegah Penularan Virus Covid 19, Sabtu, 26 Juni 2021, Guru dan Pegawai SMA Negeri 9 Luwu Timur, Kecamatan Kalena, Kabupaten Luwu Timur, Sulawasi Selatan, Kembali Melaksanakan Vaksinasi Tahap 2.

Vaksinasi tahap yang kedua,tempat dan pelaksanaannya, dilaksanakan di Puskesmas kalaena kiri, Sama seperti vaksinasi tahap satu.
jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin sinovac, melalukan screening secara bergantian kepada peserta vaksin dan dilanjutkan dengan suntik vaksin sinovac. Setelah mendapatkan vaksin, para guru dan pegawai, dianjurkan untuk menunggu selama 15 menit sebelum meninggalkan ruangan. Hal tersebut dimaksudkan untuk memantau kondisi pasca vaksinasi tahap dua.

“Meskipun usai di vaksin, guru dan pegawai dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu menjadi penting untuk tetap diperhatikan sekalipun sudah melakukan vaksinasi.
Kepala Sekolah,(Edy Hartono, S. Pd.M.Si), mengatakan, vaksinasi gelombang kedua ini selain kewajiban yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga sebagai bentuk pemeliharaan terhadap guru dan pegawai.tentunya.
“ia juga mengatakan, tidak ada perbedaan antara vaksin pertama dan kedua. Ia pribadi tidak merasakan efek samping apapun dari vaksinasi pertama dan begitu juga untuk vaksinasi kedua.
“Yang vaksin pertama tidak ada reaksi yang gimana-gimana yang saya rasakan. Semua berjalan normal. Hari ini yang vaksin kedua, semua juga berjalan lancar sesuai harapan kami semua, ungkapnya.

“Perlu diketahui, Edy Hartono, S.Pd.M.Si, lebih lengkapnya menjelaskan, kepada Media ini, “iya, sebelumnya vaksinasi tahap pertama sudah dilakukan pada tanggal, 27 mei 2021, Vaksinasi ini juga untuk memastikan pembelajaran tatap muka dan menjelang tahun ajaran baru nanti, agar bisa berjalan aman dan kondusif. harapnya.

dilanjutnya, Sebelum melakukan pembelajaran tatap muka, kami juga telah melakukan permintaan izin dari wali murid. pada intinya semua wali murid merestui sekolah dilakukan tatap muka,” jelasnya.

“Kemudian diwajibkan Sebelum memasuki area sekolah, semua siswa-siswi diwajibkan melakukan cuci tangan, mengukur suhu badan, dan memakai masker. setiap siswa- siswi yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.

“ditambahkannya, “Kita berharap bisa hidup lebih sehat. Karena kalau badan sehat kita pun bisa bekerja lebih tenang, lebih aman dan bekerja pun bisa lebih totalitas. Buat teman-teman meskipun sudah divaksin, tetap harus menjaga protokol kesehatan untuk kesehatan kita bersama,” Tutup Edy Hartono, S. Pd.M.Si.



