Luwu Utara – Salah satu Desa di Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara yakni desa Polewali terendam banjir selasa 21/09/21
Banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi yang melanda kawasan tersebut.
Kepala Desa Polewali mengatakan dampak hujan deras ini membuat beberapa sungai meluap, sehingga air membanjiri desa tersebut. Debit air juga menggenangi beberapa ruas jalan, pemukiman serta perkebunan dengan ketinggian air 50 centimeter sampai dengan 1 meter
Kondisi banjir ini, sebenarnya, tidak hanya terjadi Desa Polewali Dan Tingkara saja, namun juga di beberapa Desa di Kecamatan Lainnya Seperti Kecamatan Malangke, Malangke Barat
Kepala Desa Polewali menghimbau warganya agar tetap waspada mengingat intensitas curah hujan masih tinggi dan dapat berpotensi terjadinya banjir susulan
Menurut Kepala Desa Polewali, Ambo Ala, SH saat di hubungi melalui via whatsapp, ia mengatakan dampak banjir ini hampir seluruh wilayah di Desa Polewali ini terkena dampak akibat banjir tersebut. Jelasnya.
Adapun data wilayah yang terdampak di Desa Polewali yang kami terima yakni :
Dusun Bosowa
Jumlah Kk : 40
Rumah : 38
Perkebunan :
– coklat : kurang lebih 10 hektar
– jagung: kurang lebih 15 hektar
– nilam: kurang lebih 5 hektar
– sawit : kurang lebih 5 hektar
Dusun lekko lambe
Jumlah KK : 7O
Rumah : 61
perkebunan :
– coklat : kurang lebih 1O hektar
– jagung : kurang lebih 40 hektar
– Nilam : kurang lebih 3 hektar
– sawit : kurang lebih 4 hektar
Dusun Possilla
Jumlah KK : 74
Rumah : 63
Perkebunan :
– coklat : kurang lebih 15 hektar
– jagung : kurang lebih 11 hektar
– Padi : kurang lebih 59 hektar
– sawit : kurang lebih 9 hektar
Dusun Kampung Baru
Jumlah KK : 45
Perkebunan : 40 Hektar.


