Sulsel.targetindo com
Luwu Timur.
Kegiatan Rekoleksi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) se-Luwu Timur.

“mengangkat “ Tema”, pengembangan kompetensi dan spritualitas guru agama Katolik dalam pembelajaran di sekolah”.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuh dan mengembangkan serta melestarikan budaya lokal sehingga setiap peserta didik merasa memiliki budaya yang perlu terus dipertahankan dan dilestarikan.
Tempat pelaksanaan kegiatan Rekoleksi dilaksanakan di Laimbo Paroki Mangkutana Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi-selatan (Sulsel),selama dua hari, terhitung mulai hari Jum’at tanggal (19-20 November 2021).

Kegiatan yang diawali dengan “MISA” yang dipimpin langsung oleh Pastor paroki Mangkutana yaitu pastor Hendrik Sumbung Pr. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan rekoleksi dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Sekedar Untuk diketahui bahwa kegiatan ini yang menjabat sebagai ketua adalah Agustinus Arasongan,S.Ag.Dengan jumlah peserta yang ikut rekoleksi adalah 30 (tiga puluh) orang, guru agama Katolik.
Dalam sambutannya, Agustinus Arasongan S.Ag. memaparkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama memprogramkan kegiatan-kegiatan pembinaan umat beragama. Itu sekaligus mendorong upaya-upaya dari lembaga-lembaga keagamaan untuk memberikan perhatian pada kegiatan yang meningkatkan dan mengembangkan karakter keagamaan umat. pungkasnya.

Selain itu, Kegiatan ini diharapkan mampu mengembangkan kompetensi kreatifitas dan spritualitas guru-guru agama Katolik dalam pembelajaran disekolah, jelas Agustinus Arasongan S.Ag.
“Tentunya melalui kegiatan Rekoleksi ini semakin mempererat hubungan kekerabatan diantara sesama guru PAKAT, meningkatkan nilai-nilai kerohanian , serta memperdalam pembinaan iman dan spiritualitas guru Agama Katolik.ujarnya.

Hal senada ia katakan, masih pada kesempatan yang sama, Karena peradaban manusia semakin berkembang sesuai dengan tuntutan jaman, maka prioritas utama yang dicanangkan adalah peningkatan mutu anak didik dan guru yang secara berkesinambungan dapat dilaksanakan dengan cara meningkatkan kualitas kerja yaitu melalui pendidikan, pelatihan– pelatihan dan seminar serta memberikan pelajaran tambahan bagi siswa.
” kegiatan ini berjalan dengan lancar dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan PPKM masa covid 19 secara ketat,”
kegiatan rekoleksi ini, terlakasan berkat bantuan dana dari”KANWIL” Kementrian Agama Sulawesi-selatan/Bimas Katolik


