Seringkali aksi kerja bhakti pada hari Jumat, disebut gerakan Jumat Bersih, kadang disertai juga kegiatan senam pagi atau jalan sehat. Sehingga diharapkan budaya Jumat Bersih bisa berkembang menjadi Jumat Sehat.
Karena perilaku hidup bersih sangat menentukan pola hidup sehat, di lingkungan tempat kerja masing-masing. Lingkungan tempat kerja yang sehat akan mendukung sikap kerja personal yang sehat, sehingga mempengaruhi produktifitas kerja yang berkualitas, bagi perkembangan instansi tempat bekerja.
Seperti yang di lakukan Pemerintahan Desa Atue Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur, Jum’at (28/1/2022). melakukan kegiatan rutinitas mingguan “Jum’at Bersih”, yakni dengan gotong-royong membersihkan lingkungan.
“Kali ini, kegiatan Jumat bersih, dimulai dengan membersihkan lingkungan di Jalan Rambutan, Jalan Mangga, serta rumah tempat ibadah (Masjid)”.

Gerakan Jumat Bersih itu, dipimpin langsung oleh, Abd Hamid, BSc, (Kepala Desa), dan melibatkan seluruh aparat desa Atue, BPD, Ibu” PKK, PL KB, Bidan Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Babinkamtibmas Atue, warga Dusun Harapan, serta warga Dusun Waemami.

“Tidak hanya itu, Guru dan siswa sekolah dasar (SDN) 237 Atue, bersama Pemuda Desa Atue, turut serta ambil bagian dalam kegiatan gotong royong tersebut.

“Sebagai kewajiban kita harus memberikan contoh melakukan hal yang positif terutama dalam hal kebersihan lingkungan yang kita terapkan setiap hari jumat. “Karena bagaimanapun juga, apa yang kita lakukan tentu masyarakat akan melihat, dan ini bisa menjadi motivasi masyarakat untuk ikut ditiru,“ kata Abd Hamid, BSc, saat di temui di sela sela kegiatan Jumat bersih.
Dikatakannya juga, bahwa Jum’at Bersih merupakan kegiatan yang akan digalakan oleh Pemdes Ngareanak, yang dilaksanakan oleh seluruh perangkat desa yang akan diagendakan setiap seminggu sekali. Tujuan yang akan dicapai dari kegiatan Jumat bersih adalah menumbuhkan rasa memiliki di kalangan perangkat akan pentingnya kebersihan lingkungan demi kesehatan, sehingga suasana di kantor atau tempat kerja akan terasa nyaman dan kantor dapat terpelihara dengan baik.

“Menurutnya, kegiatan ini, menjadi contoh bagi masyarakat, agar selalu menjaga lingkungan sekitarnya, agar tetap terlihat bersih nyaman.
Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kasih kepada Warga Masyarakat desa Atue atas partisipasinya dan Kekompakan dalam Bergotong Royong.
“Saya sangat bangga, dan merasa terharu kepada masyarakat desa Atue, mereka sangat terlihat sangat antusias dan selalu kompak, jika ada kegiatan gotong royong dalam desa.
Sebagai pemerintah desa, saya ucapkan banyak terima kasih kepada warga dan semua yang sudah mau membantu kegiatan ini, siapa lagi Kalau bukan mereka, tanpa kehadirannya, saya bukan siapa siapa, Tutrnya.


