Makassar, TARGET INDO.com – Remaja berusia 16 tahun, bernama Rani warga Jalan Barukang, Kelurahan Cambayya Lompo, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dibusur oleh sekelompok pemuda hingga meninggal dunia.
Pembusuran itu terjadi ketika kelompok pemuda dari Kelurahan Pattingalloang yang berjumlah 10 orang melakukan penyerangan dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam ke kelompok pemuda di Jalan Barukang sehingga terjadi tawuran.
Akibatnya, korban yang berada tidak jauh dari lokasi tawuran tersebut terkena anak panah di perutnya hingga korban jatuh ke tanah.
Warga sekitar yang melihat korban terjatuh langsung membawa ke rumah sakit terdekat. Namun, dalam perjalanan nyawa korban tidak terselamatkan.
Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Muhammad Kadarislam membenarkan adanya warga yang meninggal dunia akibat terkena busur.
“Iya, bukan meninggal karena tawuran, tapi dibusur sambil berlari oleh warga lain, sehingga menyulut kemarahan warga Cambayya,” kata mantan Kapolres Bone ini kepada Galigo, Rabu 24 Maret 2021.
Tak hanya warga yang terkena anak panah, dalam peristiwa itu salah satu anggota kepolisian juga terkena anak panah di tangannya.
“Untuk anggota cuma terkena di pergelangan tangannya, sekarang sudah gabung lagi dengan timnya,” jelasnya.
Kondisi di lokasi saat ini kata Kadarislam sudah berangsur-angsur membaik, pihak kepolisian telah melakukan penjagaan agar tidak terjadi kejadian yang sama terulang.
“Sementara sudah reda, kami lagi kejar pelakunya,” katanya


