WAJO, SULSEL
Para pelaku pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU secara berulang kali atau biasa disebut pengetap sudah sangat meresahkan masyarakat. Mereka menggunakan berbagai cara untuk membeli BBM jenis Solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), antara lain dengan Jerigen serta Mobil jenis Avanza, Panther, Kijang dan Mobil box.
Sejumlah Wilayah di daerah Sulawesi Selatan telah merasakan dampaknya khususnya di Kabupaten Wajo, Sulsel.
Penomena inipun memicu terjadinya aksi unjuk rasa para sopir di wilayah tersebut. Salah satu akun tiktok viral di media sosial memperlihatkan dimana aksi sejumlah sopir menggeruduk Kantor Bupati Wajo meminta Pemerintah segera mengatasi maraknya aksi para Pengetap Solar di sejumlah SPBU.
Dalam aksinya, para sopir yang tergabung dalam Persatuan Sopir Dump Truck Wajo (PSDTW) melakukan aksi unjuk rasa pada Senin (4/12/23) tepatnya di jalan rusa Kota Sengkang depan kantor Pemkab Wajo.
Dikutip dari akun tiktok @amust_calleda yang menyangkan liputan aksi anjuk rasa para sopir yang menggambarkan keresahan mereka akibat kian maraknya aksi para Pengetap Solar secara Illegal dengan leluasa melakukan pengisian BBM sementara para sopir Dumptruk malah kerap tak kebagian jatah Solar.
Dalam orasinya, nampak salah satu peserta aksi dengan bersemangat meneriakkan, “Sekarang ini sopir lebih mencintai Pertamina dari pada istrinya karena tiap malam bermalam di Pertamina untuk menunggu solar, pas solar datang tidak kebagian jatah solar karena Pertamina lebih mengutamakan pelangsir dari pada pemakai langsung” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, “Sopir dump truk itu adalah pemicu pembangunan di daerah kalau mobil dump truk lumpuh maka pembangunan daerah akan terhambat dan daerah akan ikut lumpuh” tegas dia.
Sembari meminta keseriusan Pemerintah segera mengurai maraknya aksi para Pengetap Solar yang seolah menjadi “wabah” ditengah Kesulitan Ekonomi masyarakat.
Dikawal sejumlah aparat Kepolisian dari Polres Wajo, aksi persatuan sopir dump truck Wajo (PSDTW ) inipun aman terkendali dan berakhir damai tanpa gesekan.


