Luwu timur, Sulsel.tergetindo.com – Pemerintah desa Atue, menyelenggarakan rapat Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun 2023, yakni Desa Atue dan desa Manurung Kecamatan Malili. Kabupaten Luwu timur. rabu, 8 Februari 2023.

Rapat PISEW dihadiri langsung oleh, Kepala Desa Manurung, dan mengahdirkan perwakilan Camat Malili, ketua dan anggota BPD desa Atue, Aparat Desa atue, dan juga tokoh Masyarakat setempat.
Muhammad Isnaen, SH, yang mewakili camat Malili, yang diketahui selaku kasi pemerintahan kecamatan malili, dalam sambutannya mengatakan bahwa, program Pisew ini di Kecamatan Malili yang dapat 2 Desa dan di Luwu Timur, ada 8 Desa yang dapat, dan 4 Kecamatan, yaitu Kecamatan Malili, Kecamatan Towuti, Kecamatan Mangkutana dan Kecamatan Wotu, jelasnya.

Lanjut Muhamammad isnaen, SH, Dalam pengelolaan Pisew terlibat 2 Desa, Desa Atue dengan Desa Manurung dan dalam program pembangunan Infrastruktur dan pengelolaan anggaran membentuk KKAD yang dimusyawarahkan bersama dengan pengurus ganjil. Pungkasnya.
Semetara itu, Kepala Desa Atue Abdul Hamid, BSc, mengatakan bahwa, program PISEW 2023 ini adalah program pembangunan infrastruktur untuk membantu mengentaskan kemiskinan dua Desa yaitu Desa Atue dan Desa Manurung sebagaimana dengan program Pemerintah, bantuan ini dengan anggaran 500 Juta, yang nantinya akan di kelola Desa Atue bersama desa Manurung, Ujar Abd Hamid, dalam sambutannya.
Lanjut Abd Hamid, Dengan bantuan program PISEW ini, kualitas infrastruktur juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar lokasi sasaran program. dan program kegiatan PISEW yang diselenggarakan melalui konsep pemberdayaan dan partisipasi masyarakat dalam bentuk kelompok kerja antar desa, bisa mengurangi angka kemiskinan. Harapnya.
Selain itu, kades Atue juga berharap Dengan tersedianya infrastruktur yang dibangun melalui PISEW ini, masyarakat akan merasakan manfaatnya. program PAD masuk di Desa Atue tahun 2023 sebesar 15. Milyard, untuk pembangunan Rumah Sakit di Desa Atue Kecamatan Malili yang akan di bangun tahun ini.
“Karena pembangunan fasilitas seperti ini memang sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat, khususnya di Desa Atue” terang kepala desa Atue.
Selain itu, Abd Hamid juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan bahwa masyarakat Desa Atue adalah warga yang bertanggung jawab, dan punya kepedulian serta kegotong Royongan yang tinggi terhadap lingkungan sekitar, termasuk peduli pada sarana dan prasarana lingkungan. Ungkapnya.
Akhir kata, Abd Hamid BSc, selaku Kepala Desa Atue bersama masyarakat Atue bersyukur dan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Provinsi atas adanya program ini semoga apa yang akan kami programkan untuk pembangunan di Desa Atue dan Desa Manurung, semua dapat berjalan lancar, Aamiin.


